Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /home/anzschsa/public_html/mtstiq/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

Struktur Jam

Muatan mata pelajaran yang diberikan di SMA Islam An-Nizhomiyah sesuai dengan struktur kurikulum yang terdapat dalam standar isi, yaitu sebagai berikut:

NO

KOMPONEN

Kelas dan Alokasi Waktu
VIII

VIII

IX

A.

Mata Pelajaran

 

 

 

 

1.  Pendidikan Agama

 

 

 

 

  1. Qur’an Hadits

2

2

2

 

  1. Aqidah Akhlaq

2

2

2

 

  1. Fiqih

2

2

2

 

  1. Sejarah Kebudayaan Islam

2

2

2

 

 2.  Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

 

 3.  Bahasa Indonesia

4

4

4

 

 4.  Bahasa Arab

3

3

3

 

 5.  Bahasa Inggris

4

4

4

 

 6.  Matematika

4

4

4

 

 7.  Ilmu Pengetahuan Alam

4

4

4

 

 8.  Ilmu Pengetahuan Sosial

4

4

4

 

 9.  Seni Budaya

2

2

2

 

10.  Penjas Olahraga & Kesehatan

2

2

2

 

11. Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

2

B.

 

 

Muatan Lokal

  1. Bahasa Sunda
  2. Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ)

 

1

7

 

1

7

 

1

7

D.

BP/BK

1

1

1

 

Jumlah

48

48

48

Madrasah ini juga menambah maksimum 8 (delapan) jam pembelajaran per minggu pada kelas khusus di kelas 7 terutama kelas 7.4 yang kami sebut dengan kelas super (super class) untuk beberapa pelajaran sesuai dengan   kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, dan /atau dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dengan mengungkapkan beberapa alasannya. Berikut struktur kurikulumnya:

No

Pelajaran Tambahan

Kelas/Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

1.

Conversation Bahasa Inggris

2

-

-

2.

Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

2

-

-

3.

Micrisoft Office Applicated

2

-

-

4.

Muhadatsah Bahasa Arab

2

-

-

 

Jumlah

8

-

-

  1. Mata Pelajaran

Muatan kurikulum MTs. An-Nizhomiyah meliputi sejumlah mata pelajaran, materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik dan termasuk ke dalam isi kurikulum yang dibelajarkan.

Mata Pelajaran Wajib

  • Pendikan Agama Islam (PAI:
    • Al-Qura’an Hadits
    • Aqidah Akhlaq
    • Fiqih
    • Sejarah Kebudayaan Islam
  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Arab
  • Bahasa Inggris
  • Matematika
  • Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  • Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  • Penjaskes Orkes
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Seni Budaya

Mata Pelajaran Tambahan:

  • Conversation Bahasa Inggris
  • Muhadatsah Bahasa Arab
  • MS. Office
  • Teknik Komputer & jaringan (TKJ)

Penambahan beberapa pelajaran tersebut merupakan pendalaman dari mata pelajaran tertentu. Misalnya pelajaran conversation Bahasa Inggris merupakan pendalaman materi pelajaran Bahasa Inggris, pelajaran Teknik Komputer dan Jarigan (TKJ) dan MS. Office merupakan pendalaman materi pelajaran Teknik Informasi dan Komputer (TIK) dan pelajaran Muhadatsah Bahasa Arab merupakan pendalaman materi mata pelajaran Bahasa Arab. Keempat pelajaran tersebut hanya diberikan pada kelas khusus saja yang disebut dengan kelas super.

  1. Mata Pelajaran Muatan Lokal, Kecakapan hidup dan Keunggulan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain  dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keteranpilan. Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga satuan pendidikan harus mengembangkan standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Ini berarti bahwa dalam satu tahun satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan lokal.

Dengan mengacu pada substansi yang ada di MTs. An-Nizhomiyah memberikan muatan lokal berdasarkan kebutuhan dan budaya daerah yaitu memberikan keterampilan yang utuh terhadap penguasa Teknologi informasi  dan Komunikasi sesuai kebutuhan peserta didik dan tuntutan masyarakat lokal, nasional maupun global.

Muatan lokal yang dikembangkan di MTs. An-Nizhomiyah adalah pemenuhan kebutuhan peseeta didik akan peningkatan kemampuan dalam membaca, menulis dan menghafal Al-Qur’an sekaligus pengimplementasiannya dalam bentuk akhlak yang mulia. Adapun program muatan lokal tersebut meliputi :

  • Bahasa Sunda
  • BTQ dan Tahfizh

Disamping Muatan Lokal tersebut di MTs. An-Nizhomiyah memiliki muatan lokal yang berbasis pada keterampilan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam menyongsong tantangan informasi, yaitu:

  • Dasar Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Pendalaman MS. Office
  1. Kegiatan Pengembangan Diri

Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi MTs. An-Nizhomiyah.

Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui :

  1. Kegiatan Pelayanan Konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pembentukan karier peserta didik. Pengembangan diri bagi peserta didik SMA Islam An-Nizhomiyah terutama untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karier.
  2. Kegiatan Pengembangan Pribadi dan Kreatifitas siswa dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler, yang mencangkup kegiatan :
    • Keagamaan (Rohani Islam, Muhadhoroh)
    • Keputrian (diskusi khusus tentang permasalahan kewanitaan untuk siswa putri)
    • Keolahragaan (Futsal, Bola, Volly, Bulu Tangkis, Karate)
    • Kepemimpinan (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa/LDKS, Paskibra, Palang Merah Remaja, Pramuka)
    • Seni (Marching Band, Hadroh, Marawis)

Setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk memilih jenis ekstrakurikuler yang ada di MTs.  An-Nizhomiyah. Segala aktifitas peserta didik berkenan dengan kegiatan ekstrakulikuler dibawah pembinaan dan pengawasan guru pembina yang telah ditugasi oleh Kepala Sekolah.